Assalamu’alaikum Warrahmatullahi
Wabarrakatu :
Alhamdulillahirrabil alamin
wasalatu wasalamu asrafil anbiya iwal mursalin wa’ala alihi wasahbihi azmain.
Pertama – tama dan yang palimg utama
marilah kita panjatkan puji beserta syukur kita kehadirat Allah SWT. yang mana
Ia telah memberikan rahmat dan hidayahnya berupa kesehatan keimanan dan juga
kesempatan kepada kita semua sehingga kita bisa berkumpul ditempat yang kita
cintai ini.. Salawat berangkaikan salam kita hadiahkan kepada roh junjungan
alam yakni nabi besar Muhammad SAW. Baiklah untuk mempersingkat waktu, kita
masuki judul ceramah kita pada hari ini yaitu yang berjudul :
Segelas susu yang bermanfaat
Di
sore hari, ada seseorang remaja miskin anak yatim piatu yang ber usia 15 tahun berdagang sebuah roti
dari pagi hingga sore. Dengan perut nya yang lapar, kosong, ia tetap berjualan
hingga roti nya laku semua.
Tetapi sayangnya roti itu dari pagi hingga sore pun
belum ada yang membeli 1 buah roti pun.
Kemudian di sore hari ia berjualan ke sebuah tepi desa
yang sangat terpencil, lalu ia memasuki rumah yang cukup sederhana , yang di
tempat I oleh kakek kakek yang sudah berusia lebih dari 65 tahun.
Kemudian anak remaja itu mengetuk pintu rumah kakek
itu, dengan mengucap asalamualaikum.
Kemudian
kakek kakek itu langsung keluar untuk menemui anak remaja itu yang bernama
cecep.
Kemudian muncul lah percakapan diantara mereka.
Cecep : asalamualaikum kek, maaf saya menganggu, saya
disini ingin menawarkan roti.
Apakah kakek ingin membelinya ???
Saya
dari pagi belum ada 1 orang pun yang
membeli roti saya.
Kakek : mari nak masuk dulu. (setelah masuk ) duduk
dulu nak, tunggu sebentar.
(
lalu kakek kakek itu pun pergi kedapur untuk membuat kan susu untuk cecep )
(Kemudian
kakek- kakek itu keluar). Minum dulu nak susu nya, ( sambil membeli semua roti
roti itu.) dan di berikan kepada anak
itu untuk di makan.
Cecep : iya kek terimakasih ( sambil meminum 1 gelas
susu itu)
Kakek : kamu apa kah tidak sekolah nak?? Kenapa kamu
berjualan roti, apakah kedua orang tua mu tidak membiayaimu??
Cecep : ( meneteskan air mata ). Maaf kek, kedua orang
tua saya telah meninggal.
Kakek :
( meneteskan
air mata ). Hemm , yang sabar nak, mungkin ini jalan yang diberikan oleh allah
, bersabar lah ya nak , pasti semua akan indah pada waktunya. Jadikan
sisa hidupmu dengan amal kebaikan ya nak, jadilah anak yang soleh ya nak,
semoga di masa depan nanti kamu bias berhasil, menjadi anak yang bias berguna
bagi teman sekitar mu dan orang lain, semua akan indah pada waktunya kok nak.
Ada sebuah
kata : - kuminta sebuah hewan yang indah dan elok, tetapi tuhan memberiku ulat
berbulu.
-Kuminta sebuah tumbuhan yang indah, tetapi tuhan memberi
kaktus yang berduri.
* kemudian :
- ulat
berbulu itu pun berubah menjadi kupu kupu yang sangat indah, dan kaktus itu
menjadi bunga yang sangat indah
bermekaran.
Intinya
: allah tidak akan memberi apa yang kamu harapkan , tetapi allah akan memberi
apa yang kamu butuhkan.
( lalu cecep pun mengingat ngingat kata kata
itu dan mengingat ngingat wajah kakek itu )
Cecep : hem terimakasih kek, atas semua yang kakek
berikan, semoga bias bermanfaat di masa depan kun anti, amin
Kakek : amin, kakek akan doakan kamu ya nak, semoga
kamu berhasil.
Cecep : terimakasih kek, yaudah saya pamit pulang dulu
kek.
Kakek: kenapa ga tidur bersama kakek disini nak ?
Cecep: tidak kek, saya harus mengembalikan roti roti
ini kepada pemilik nya, karna cecep hanya membantu menjualnya.
Kakek : kakekikut prihatin, dan beduka cita atas kehidupan
yang telah kamu jalani.
Cecep : yaudah kek kalau begitu, cecep pamit pulang.
Kakek : iya , hati hati dijalan ( sambil mengantarkan
kedepan pintu rumah)
Cecep: asalamualaiku kek, cecep pamit.
Kakek : wa"alaikum salam nak, hati hati di jalan.
Setelah pulang, cecep mengingat ingat apa yang
dikatakan oleh kakek tadi, dan masih mengenang wajahnya.
Kemudian, ke esokan hari nya cecep pergi ke sebuah
sekolah SMP, dia menengok anak anak yang lain belajar disitu.
Kemudian ada seorang kepala sekolah yang melihatnya,
lalu cecep ketakutan , dan kabur. Kepala sekolah itu pun mengejar cecep .
setelah terkejar, terjadi percakapan .
Kepsek : kenapa kamu ada disini nak?? Dan mengapa kamu
tidak sekolah?? Dan kenapa kamu berjualan roti??
Cecep : (menceritakan semuanya).
Kepsek : ( membawa cecep ke ruang guru) ( dia membeli
peralatan sekolah untuk cecep )
Nak, mulai besok kamu boleh sekolah disini.
Cecep : ( menangis bahagia ) sambil mengucap
subhanawlaah, walhamdulilah, dengan rasa bersyukur nya, dia bersujud di tempat itu.\
Setelah itu cecep pulang, lalu dengan bahagia nya, dia
bersyukur dan dan mempersiapkan untuk esok hari.
( mengingat ) ternyata benar kata kakek itu, semua
akan indah pada waktunya.
Setelah itu hari demi hari, tahun demi tahun ia
jalani, cecep pun berhasil dan sukses karna berkat kerja keras, pantang
menyerah, selalu berdoa dan berusaha, selalu gigih dalam menghadapi kehidupan
yang dijalani.
Kemudian, anak itu menjadi dokter dalam waktu 20 tahun
setelah bertemu kakek itu.
Kemudian anak itu mengingat ingat wajah kakek itu, dan
masih selalu terbayang.
Kemudian , kakek kakek itu sakit sakit keras, karna
melebihi batas usia nya. Dia batuk batuk keras. Setelah itu dia pingsan dan
dibawa kerumah sakit oleh bapak RT.
Setelah itu , dia di operasi di rumah sakit itu hingga
sembuh total. 2 hari kemudian kakek – kakek itu sadar.
Lalu, berkata : ( mengapa aku dirumah sakit, dan siapa
yang membawa ku kesini???) lalu bagaimana aku membayar biyaya rumah sakit.
Setelah itu, dia berusaha kabur dari rumah sakit,
karna berfikir tidak akan bias membayar biyaya itu.
Setelah mau melarikan diri, di depan pintu dia bertemu
seorang dokter.
Lalu terjadi percakapan :
Dokter : kakek mau kemana ? kakek kan tidak boleh
banyak bergerak. Kakek belum sembuh total dan harus banyak istirahat, ( melihat
kakek itu seperti ketakuttan ) kakek kenapa kelihatan ketakutan.
Kakek : ( menjawab dengan jujur )
Dokter : ( mengerti apa yang dikatakan kakek kakek
itu), dokter itu menjawab, kakek tidak usah takut. Karna harusnya saya yang
berterimakasih pada kakek, atas semua yang di katakan kakek. Dan saya
berterimakasih ya kek atas segelas susu itu, mungkin jika kakek tidak memberi
saya minum, saya pasti akan mati kelaparan.
Kakek : su"b hanawallah, ternyata kamu menjadi orang
yang berhasil nak. Kakek bangga sama kamu, kakek kagu sama kamu, akir nya apa
yang kamu cita cita kan, terwujud nak.
Dokter: seharus nya saya yang berterimakasih kek.
Karna kata kata kakek, yang bias membuat saya pantang menyerah, ulet, gigih,
selalu berusaha dalam melakukan apapun dan selalu berusaha.
Setelah itupun mereka tinggal bersama sama, dan hidup
bersama layak nya seperti kakek dan cucu.
Dari kesimpulan cerita ini, saya sarankan . berbuat
lah baik dimanapun dan kapan pun. Karna dengan berbuat baik, kebaikan mu akan
selalu dikenang .
Dan insaallah, kebaikan itu akan membantu kita di masa
yang akan dating. Nah apalagi di bulan suci ramadhan ini. Insaallah pahala yang
anda perbuat akan di lipatgandakan, insaallah.
Bila menolong seseorang harus ikhlas, tidak boleh
pamer. Jadi allah akan memberi balasan yang lebih untukmu. Amin.
Apa sebebenarnya keistimewaan bulan
Ramadan sehingga orang berlomba-lomba untuk memperbanyak ibadah? Mari kita
ingat lagi, apa dasarnya.
A Rahim Audah dalam konsultasi Ramadhan
di Banjarmasin Post (Grup Tribunnews.com) mengatakan, bulan Ramadan adalah
bulan yang memotivasi untuk bersaing dalam melakukan segala macam kebaikan,
kedermawanan, dan ihsan. Bulan ini juga merupakan bulan kepedulian dan kepekaan
untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang tidak mampu, bulan kerja sama dan
solidaritas. Kita akan menelusuri nilai ini bersama-sama dalam catatan-catatan
berikut ini.
Rasulullah SAW. Berada di urutan
pertama orang-orang yang berlomba menunjukkan kebaikan, kedermawanan, dan ihsan.
Imam Bukhari dan Muslim rahimahumullah, meriwayatkan dari Ibnu Abbas r. a., ia
berkata,
"Rasulullah SAW. adalah
orang-orang yang paling dermawan, tapi puncak kedermawaannya adalah dibulan
Ramadhan saat Jibril menemuinya. Sungguh, saat ditemui Jibril itulah, itulah
kedermawaan Rasulullah saw. Dalam memberi kebaikan lebih baik dari angin yang
membawa berkah."
Imam Ibnu Qayyim Rahimahullah,
menjelaskan ihwal Rasulullah SAW. Dalam bersedekah seperti berikut,
"Rasulullah saw. adalah orang yang paling banyak bersedekah dengan segala
yang dimilikinya.
Beliau tidak pernah merasa
kekurangan atau menganggap terlalu kecil terhadap apa yang diberikan oleh Allah
kepadanya.
Beliau memberi tanpa beban, seperti
orang yang tidak takut jatuh miskin karenanya. Memberi adalah kesukaannya.
Kebahagiaan beliau adalah ketika dapat memberi lebih besar daripada kebahagiaan
orang yang menerima pemberian orang lain.
Karena keutamaan bulan Ramadhan, maka semua perbuatan baik yang
dikejarkan di dalamnya juga dilebihkan, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Sedekah, karena dalil-dalil berikut:
Rasulullah saw. bersabda,
"Sedekah yang paling utama ialah sedekah di bulan Ramadhan." (HR.Tirmidzi)
Rasulullah saw. bersabda,
"Barangsiapa memberi makanan untuk berbuka puasa kepada orang yang berpuasa, ia berhak atas pahalanya tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa." (HR.Ahmad & Tirmidzi)
Rasulullah saw bersabda,
"Barangsiapa memberi makanan atau minuman untuk berbuka puasa kepada orang yang berpuasa dari harta yang halal, maka para malaikat mendoakannya setiap saat di bulan Ramadhan dan Jibril juga mendoakannya di malam Lailatul Qadar." (HR.Thabrani & Abu Asy-Syaikh)
Ibnu Abbas ra. berkata,
"Rasulullah saw. adalah orang yang paling dermawan, dan beliau sangat dermawan di bulan Ramadhan ketika dikunjungi malaikat Jibril." (HR.Bukhari)
2. Qiyamul lail, karena dalil-dalil berikut:
Rasulullah saw. bersabda,
"Barangsiapa melakukan qiyamul lail karena iman dan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu." (HR.Syaikhan)
Aisyah ra. berkata,
"Rasulullah saw. menghidupkan malam-malam Ramadhan. Pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan, beliau membangunkan keluarganya, semua anak-anak kecil, dan semua orang dewasa yang mampu shalat." (HR.Syaikhan)
Rasulullah saw. bersabda,
"Sedekah yang paling utama ialah sedekah di bulan Ramadhan." (HR.Tirmidzi)
Rasulullah saw. bersabda,
"Barangsiapa memberi makanan untuk berbuka puasa kepada orang yang berpuasa, ia berhak atas pahalanya tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa." (HR.Ahmad & Tirmidzi)
Rasulullah saw bersabda,
"Barangsiapa memberi makanan atau minuman untuk berbuka puasa kepada orang yang berpuasa dari harta yang halal, maka para malaikat mendoakannya setiap saat di bulan Ramadhan dan Jibril juga mendoakannya di malam Lailatul Qadar." (HR.Thabrani & Abu Asy-Syaikh)
Ibnu Abbas ra. berkata,
"Rasulullah saw. adalah orang yang paling dermawan, dan beliau sangat dermawan di bulan Ramadhan ketika dikunjungi malaikat Jibril." (HR.Bukhari)
2. Qiyamul lail, karena dalil-dalil berikut:
Rasulullah saw. bersabda,
"Barangsiapa melakukan qiyamul lail karena iman dan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu." (HR.Syaikhan)
Aisyah ra. berkata,
"Rasulullah saw. menghidupkan malam-malam Ramadhan. Pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan, beliau membangunkan keluarganya, semua anak-anak kecil, dan semua orang dewasa yang mampu shalat." (HR.Syaikhan)
3. Memperbanyak membaca Al-Qur'an, karena
Rasulullah saw. memperbanyak membaca Al-Qur'an di bulan Ramadhan dan Malaikat
Jibril datang kepada beliau untuk membacakan Al-Qur'an kepada beliau di bulan
Ramadhan. (HR.Bukhari)
Rasulullah saw. membaca Al-Qur'an di bulan Ramadhan lebih lama daripada bulan-bulan lainnya. Pada suatu malam, Hudzaifah shalat bersama Rasulullah saw, kemudian beliau membaca surat al-Baqarah, kemudian Ali Imran, kemudian An-Nisa'. Setiap kali membaca ayat yang menakutkan, beliau berhenti sebentar guna berdoa. Beliau baru shalat dua rakaat, tiba-tiba bilal datang memberitahukan shalat.
Rasulullah saw. membaca Al-Qur'an di bulan Ramadhan lebih lama daripada bulan-bulan lainnya. Pada suatu malam, Hudzaifah shalat bersama Rasulullah saw, kemudian beliau membaca surat al-Baqarah, kemudian Ali Imran, kemudian An-Nisa'. Setiap kali membaca ayat yang menakutkan, beliau berhenti sebentar guna berdoa. Beliau baru shalat dua rakaat, tiba-tiba bilal datang memberitahukan shalat.
Sekianlah tausiah dari saya apa bila
ada kesalahan dalam penyampaian, ataupun kata – kata yang kurang berkenan saya
mohon maaf, karena kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT. akhirul kalam
Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatu